By Farizal Akbar

Hosting Gratis
  • Belajar Online

    Belajar berbagai materi, pengetahuan, dan serial ensiklopedi terbaru. Berbagi ilmu walaupun hanya sedikit, tetapi bisa membantu

  • Klasifikasi Makhluk Hidup

    Klasifikasi makhluk hidup merupakan suatu cara memilah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan atau unit tertentu yang disebut takson. Ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi[...]

  • Tanda-tanda Cinta Sejati

    Orang yang mencintai kamu tidak pernah bisa memberikan alasan kenapa ia mencintai kamu, yang ia tahu dimatanya hanya ada kamu satu-satunya[...]

  • #

    #

Fish Tycoon Mobile

Posted by Farizal Akbar On 20.53 3 comments


Siapa yang tidak kenal sama game buatan Oberon ini, namanya Fish Tycoon. Game ini bergenre semi-puzzle dimana kamu mengembang biak ikan-ikan, memelihara dan merawat ikan. Hal menarik dari game ini yaitu pada saat kamu mengembang biakkan ikan-ikan yang berbeda spesies, dan melahirkan telur ikan dengan spesies kombinasi yang berbeda. Selain itu juga terdapat hiasan-hiasan akuarium seperti gelembung, tanaman air, dan property-properti lainnya. Berikut ini gambar tampilan permainan fish tycoon.

Bermain fish tycoon tidak hanya memelihara saja, tapi juga harus merawat ikan, misalnya jika ikan sakit maka diobati dengan obat yang sesuai dengan penyakit yang dialami ikan, ada dua jenis obat. Ciri ciri ikan yang sakit bisa dilihat dari badan ikan yang seperti terkena sesuatu yang berwarna hijau atau putih.
Game ini memang tidak ada tamatnya, tapi goal dari game ini yaitu menemukan 7 spesies ikan ajaib (Magic Fish). Berikut ini 7 nama-nama magic fish :
1. Greenfin Spotanus, the magic fish of fertility

2. Specled Leaffish, the magic fish of sustenance

3. Crimson Comet, the magic fish of curing

4. Oriental Goldbulb, the magic fish of growth

5. Orange Snooper, the magic fish of health

6. Wasp Grouper, the magic fish of mutation

7. Canari Fire-Arrow, the golden guppy of isola

Didalam game ini terdapat 3 fasilitas yang butuh diupgrade sebelum kamu bisa merawat ikan banyak, yang pertama advertising, kedua fish food, ketiga fish environment. Meng-upgrade advertising berguna untuk meningkatkan ketertarikan pembeli dengan ikan-ikan yang kamu jual. Meng-upgrade fish food berguna untuk meningkatkan kualitas makanan ikan, sehingga ikan tidak cepat lapar dan tidak mudah sakit. Meng-upgrade fish environment berguna untuk menjaga kebersihan aquarium dan menjaga kualitasnya supaya ikan-ikan mahal atau yang sulit beradaptasi dapat hidup dan tidak cepat mati.
Kalo kamu tertarik sama game ini silakan download aja disini
240 x 320 (layar N70) Here
320 x 240 (layar E63) Here
Kalo kamu pengen cepet tamat klik disini untuk cara cheat fish tycoon mobile.

incoming search items :
7 ikan ajaib fish tycoon - cheat fish tycoon for mobile - download game memelihara ikan nokia e63 - download permainan memelihara ikan selain fish tycoon - cheat fish tycoon untuk handphone - cheat fish tycoon for mobile - 

Organ Ekskresi : Hati

Posted by Farizal Akbar On 15.06 13 comments


STRUKTUR HATI
Hati merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh, terletak di dalam rogga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma. Beratnya rata-rata 1,5 kg atau sekitar 2,5% dari berat badan normal orang dewasa. Hati merupakan organ lembut berwarna perang kemerahan.

Gambar 1 : Struktur Hati
Hati terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian kanan dan kiri. Di hati juga terdapat vena hepatica atau pembuluh vena hati

Hati mendapat suplai darah dari pembuluh nadi (arteri hepatica) dan pembuluh gerbang (vena porta) dari usus. Hati dibungkus oleh selaput hati (capsula hepatica). Pada hati juga terdapat pembuluh darah dan empedu yang dipersatukan selaput jaringan ikat (capsula glison).
FUNGSI HATI
Sebagai alat ekskresi, hati berperan sebagai  organ yang menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu disimpan di dalam kantong empedu yang terletak di hati. Empedu yang disekresikan berfungsi untuk mencerna lemak, mengaktifkan enzim lipase, membantu daya absorpsi lemak di usus, dan mengubah zat yang tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam air.
Fungsi hati selain sebagai alat ekskresi :
1.    Mengatur kadar gula dalam darah dan menyimpan gula dalam bentuk glikogen
2.    Menetralkan racun
3.    Membentuk dan merombak protein
4.    Membentuk protrombin
5.    Membentuk urea
6.    Merombak eritrosit
7.    Membantu pembentukan hemoglobin baru
 
PROSES PEROMBAKAN ERITROSIT
Bagan proses perombakan eritrosit
Sel-sel darah merah dirombak di dalam hati. Hemoglobin yang terkandung di dalamnya dipecah menjadi zat besi(Fe), globin, dan heme. Zat besi dan globin didaur ulang, Zat besi diambil dan disimpan di hati, sedangkan globin dimanfaatkan untuk pembentukan hemoglobin baru. Heme dirombak menjadi bilirubin dan biliverdin yang berwarna hijau kebiruan. Bilirubin dioksidasi menjadi urobilin yang mewarnai feses dan urine kekuningan, sedangkan biliverdin sebagai pembentuk zat warna empedu yang kemudian disalurkan ke kantong empedu.
SIKLUS ORNITIN
Apabila pada sel tubuh terdapat kelebihan asam amino, maka asam amino tersebut akan mengalami deaminasi. Deaminasi mengakibatkan terkumpulnya amonia dan karbon dioksida yang bersifat racun. Hati dengan bantuan enzim arginase akan mengubah arginin menjadi ornitin dan urea.
Urea akan dibuang ke luar tubuh melalui ginjal, sedangkan ornitin akan mengikat amonia yang bersifat racun dan akan dikeluarkan ke dalam empedu dan urine.
 


Cara Belajar yang Salah

Posted by Farizal Akbar On 13.33 No comments

Kalo you sedang menghadapi ujian atau tidak, tentunya jika you sebagai pelajar, pernah merasakan jenuh belajar. Di dalam kisah ini ada anak gendeng yang belajar dengan caranya sendiri. Come on baby !

Posisi yang pas pada saat belajar yaitu ketika belajar di meja belajar
Cara yang umum :


Cara belajar pas di meja belajar, zZZ
Pelajaran yang masuk ke mimpi :


Dijamin semua pelajaran masuk ke mimpi

Selain di meja belajar, bisa juga belajar di bawah, biasanya di lantai gitu.
Di lantai :


Posisi belajar yang pas
Belajar nyaman :


Hoam

Nah yang satu ini cara belajar yang paling ane suka.
I LIKE IT ! :


Belajar sambil ngegame

Ya wes sudah postingan ane disini, benernya seh pengen ngelanjutin post cara belajar yang bener, tapi berhubung pulsa modem ane habes, dan juga ane lagi BOKEK. Kalo ga percaya liat nih.

Ane bokek (Serius) :


Dompet ane cuma ada 2ribuan

Kebudayaan Kediri

Posted by Farizal Akbar On 15.57 No comments

KESENIAN JARANAN KEDIRI

Kesenian Jaranan, budaya Kediri

         Ragam kesenian di Kabupaten Kediri tentunya tidak lepas dari sejarah kerajaan Kediri.Beberapa kesenian khas daerah yang dapat dinikmati wisatawan antara lain Seni Jaranan, kethek ogleng dll
Kesenian Jaranan menyuguhkan berbagai atraksi menarik yang kadang mampu membangkitkan rasa takjub.Atraksi gerak pemain dengan diiringi tabuhan gamelan serta sesekali diselingi unsur magis menjadikan kesenian ini layak ditonton.
         Di Kabupaten Kediri terdapat beberapa kesenian Jaranan yang dapat dinikmati diantaranya Jaranan Senterewe, Jaranan Pegon, Jaranan Dor, dan Jaranan Jowo. Jaranan Jowo merupakan salah satu kesenian Jaranan yang mengandung unsur magis dalam tariannya. Dimana pada puncaknya penari akan mengalami TRANCE (kesurupan) dan melakukan aksi berbahaya yang terkadang di luar akal manusia.
Sedangkan Jaranan Dor, Jaranan Pegon, dan Jaranan Senterewe lebih mengedepan kan kreatifitas gerak dengan iringan musik yang dinamis. Jaranan Senterewe merupakan jaranan yang digemari, karena dalam penampilannya selalu disertai hiburan lagu-lagu yang bernada diatonis. Seluruh kesenian jaranandi Kabupaten Kediri berada di bawah naungan Paguyuban Seni Jaranan (PASJAR) Kabupaten Kediri. Pemakeman Jaranan Kediri mengalami kendala karena hampir di setipa daerah terdapat kesenian ini, terutama daerah sekitar kediri, namun berbeda gerakanya. Perlu kajian sejarah untuk menetapkan pakem.
Jaranan, sebenarnya menggambarkan cerita masa lalu, ketika Raja Bantar Angin, seorang raja dari Ponorogo bermaksud melamar Dewi Songgolangit, putri cantik dari kerajaan Kediri, atau yang biasa disebut juga dengan Dewi Sekartaji atau Galuh Candra Kirana. Konon menurut cerita, karena wajahnya jelek, Raja Bantar Angin akhirnya menyuruh Patihnya, yang bernama Pujangga Anom, seorang patih yang dikenal sangat tampan. Agar Dewi Sekartaji tidak tertarik dengan Patih Pujangga Anom, Raja Bantar Angin memintanya memakai sebuah topeng buruk rupa. Lalu Patih Pujangga Anom, datang ke kerajaan Kediri, menyampaikan maksud rajanya. Putri Sekartaji, yang mengetahui Patih Pujangga Anom mengenakan topeng, merasa tersinggung, lalu menyumpahi agar topeng tersebut, tidak bisa dilepas seumur hidup. Raja Bantarangin, akhirnya datang sendiri ke Kerajaan Kediri. Sebagai gantinya, Dewi Songgolangit meminta 3 persyaratan. Jika Raja Bantarangin bisa memenuhi, dirinya bersedia diperistri. Tiga syarat tersebut, binatang berkepala dua, 100 pasukan berkuda warna putih, dan alat musik yang bisa berbunyi jika dipukul bersamaan. Sayangnya, Raja Bantarangin, hanya bisa memenuhi 2 dari 3 persyaratan tersebut, 100 kuda warna putih yang digambarkan dengan kuda lumping, alat musik yang bisa dipukul bersamaan yakni gamelan. Sehingga, terjadi pertempuran diantara keduanya. Kerajaan Kediri, datang dengan membawa pasukan berkuda, yang kini digambarkan sebagai jaranan, sementara Kerajaan Ponorogo membawa pasukan, yang kini digambarkan sebagai kesenian Reog Ponorogo.Diperjalanan, terjadi pertempuran. Raja Ponorogo yang marah, membabat macan putih yang ditunggani patih kerajaan Kediri, dengan cambuk samandiman, hingga akhirnya melayang ke kepala salah satu kesatria dari Ponorogo. Bersamaan dengan kejadian tersebut, seekor burung merak, kemudian juga menempel dikepala kesatria tersebut, sehingga ada kepala manusia yang ditempeli kepala macan putih dan merak, ini yang sekarang disimbolkan reog Ponorogo. Bahkan, dalam tarian reog, semua penari juga membawa cambuk. Sementara dalam kesenian jaranan, menggambarkan pasukan berkuda Dewi Sekartaji yang hendak melawan Raja Ponorogo. Barongan, Celeng dan atribut didalamnya, sebagai simbol, selama dalam perjalanan menuju Ponorogo yang melewati hutan belantara, pasukan juga dihadang berbagai hal, seperti naga, dan hewan hewan liar lainnya.


KETHEK OGLENG
 
Kethekogleng, budaya Kediri.

         Selain jaranan, Kediri juga punya kesenian khas yang lain. Bahkan, tari yang dicuplik dari kisah asmara Panji Asmarabangun dan Dewi Kilisuci tersebut juga sudah mendunia. Tapi sekarang tari ini terancam punah. Bagi komunitas seniman Kediri, nama Guntur sudah tidak asing lagi. Dedikasinya terhadap dunia seni bahkan sudah membawanya hingga ke berbagai negara di dunia. Memperkenalkan tari nasional ke seluruh dunia. Salah satunya adalah mempertontonkan tari Kethek Ogleng. Menurut Guntur, tari Kethek Ogleng sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Tari ini mengalami masa puncak pada era 70-an. Seiring berjalannya waktu, tari Kthek Ogleng perlahan-lahan mulai jarang ditampilkan. Pada era 90-an kegemaran masyarakat dan seniman mulai bergeser. Mereka lebih suka memainkan jaranan yang gerakan dan musiknya lebih sederhana. Tak heran bila saat ini warga Kediri lebih mengenal jaranan sebagai seni khas Kediri dibandingkan Kethek Ogleng. Apa yang membuat Kethek Ogleng menjadi kesenian khas Kediri? Guntur mengatakan sebenarnya tari tersebut berasal dari legenda Kota Kediri. Yaitu kisah percintaan Panji Asmorobangun dengan Dewi Sekartaji dalam Cerita Panji.
         Kera atau kethek yang ditampilkan pada cerita tersebut adalah jelmaan dari Panji Asmorobangun. Dia berubah wujud menjadi seekor kera putih yang sedang mencari calon pendamping hidup. Saat berkelana di hutan kera putih berjumpa dengan Endang Roro Setompe yang merupakan nama lain dari Dewi Sekartaji. Melihat sosok Dewi Sekartaji yang cantik jelita, Panji pun tergoda. Namun sayangnya Sekartaji tidak mau memiliki suami seeekor kera. “Akhirnya Sekartaji meninggalkan kera sendirian di tengah hutan,” cerita Guntur.
         Cerita itulah yang kemudian ditampilkan dalam bentuk satu tarian dengan nama Kethek Ogleng. Sebenarnya untuk bisa menampilkan kesenian itu hanya dibutuhkan dua orang penari dengan iringan musik gamelan. Penari pertama berperan sebagai kera putih dan penari kedua berperan sebagai Dewi Kilisuci.